malam begitu kelam,
tanpa bintang juga bulan,
tak sadar terkesampingkan,
dalam bungkam,
lama teredam,
penuh rintih kesakitan,
peluh pun bersimbah ruah,
menyesakkan memang,
sengau ini tak kunjung juga mereda...
Tampilkan postingan dengan label mei. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mei. Tampilkan semua postingan
Minggu, 25 Mei 2008
Langganan:
Postingan (Atom)
